Senja Darah

Senja yang darah, dan kembali kuberbahasa air mata,
Genap sudah luka dan sayatan ini,
Aku kira dia ahli bedah kelas wahid yang hendak membuangi infeksi di lukaku,
Nyatanya setelah sayatannya di lukaku sangat dalam,
Dia malah tak mau tahu,
Dan pisau bedahnya sengaja dia tinggal di dalamnya.
Selamat ya buat dia,
Aku turut bahagia atas kemenangan dan keberhasilannya mempermainkan aku … seenak hatinya …
Hah, Gusti …
Sudah kutetapkan dulu saat ke’luka’anku,
Bahwa jalurku cuma jalur ke’beku’an,
Tapi dia malah menyeretku kembali ke jalur bunga,
Baru saja kucicipi, tapi malah dia tinggalkan aku begitu saja di tengah jalan
Biar dilindas segala kendaraan,
Saat dia berhasil membunuhku, menggenapkan kematianku,
Dia bahkan tak mau menyediakan kafanku,
Apalagi untuk memandikan, menyolati dan menguburkanku,
Dia malah jijik menyentuh bangkaiku… makasih ya …
Sekarang dia tahu, bahwa ‘mesin puisi’ ini yang selama ini dia peras,
Dan menghasilkan sya’ir-sya’ir manis kemauannya,
Kini saat semuanya terpenuhi,
Mesin itu hanya dijual sebagai besi tua … mengenaskan …
Baiklah, aku sudah jadi bangkai tak berguna,
Yang dia masih inginkan sebagai makanan anjingnya …
Ah, itupun kalau dia masih rela melirikku
Kalaupun aku mesti mati, aku akan menemui ajalku secara romantik,
Walau aku sudah berwajah hampa ekspresi,
Dan akan segera kuucap goodbye pada bait-bait yang pernah akrab mengahati,
Apakah aku sedih … ?
Jangan tanyakan itu,
Mungkin untuk mengungkapkannya,
Aku mesti membangunkan beberapa puisi lamaku yang masih ngantuk
Sebab kini aku sudah tak bersya’ir, tak berbait dan tak ber … puisi …
Slamat tinggal intuisi …dan inspirasi …
Ah…
Tak kusangka…
Aku telah lenyap di malam kemenangannya,
Dan kubawa serta tawa penghinaannya, tawa kepuasannya …
Apalah arti hayat, kalau kujatuh berlatar belakang cinta, dan berhias … dusta …
Ternyata aku telah mendatangi sendiri tempat hunus pedangnya,
Dan … dia dengan bangga menyematkan torehan selamanya …
Gusti,
Aku tak lagi punya … apa-apa ….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s